Langkah Cara Belajar Hipnotis Dengan Cepat dan Mudah

Langkah Cara Belajar Hipnotis

Bagaimana jadinya kalau seorang pelayan mampu memerintah seorang RAJA?

Kata yang akan saya gunakan pada seri panduan ini adalah kata ‘hipnotis’. Dan ketika saya menyebutkan ‘hipnotis’, maksudnya mengarah kepada pelaku hipnotis atau Anda sendiri.

Adapun saya menuliskan judul ini dengan ‘belajar hipnotis’, karena mempertimbangkan penggunaan kata yang lebih populer.

 

Saya tidak mengatakan Anda tidak harus mengikuti suatu pelatihan hipnotis atau belajar dari sumber lain. Namun hanya membaca panduan ini saja, Anda sudah dapat mempraktikkan hipnotis secara langsung. Dengan instan!

Walaupun tidak ada yang instan, saya sangat menganjurkan anda membaca mulai dari awal dan jangan meloncat-loncat seperti kutu loncat.

 

PENGERTIAN HIPNOTIS

Coba berhenti membaca sejenak dan utarakan pengertian hipnotis yang selama ini ada dalam anggapan Anda! luangkan beberapa detik.

Sekarang coba Anda bandingkan dengan beberapa pengertian yang telah saya rangkum ini:

Perhatian yang terfokus, mungkin hampir seperti ketika Anda melamun atau terpaku dengan sesuatu hingga di sekitar ter-alihkan dari perhatian Anda.

Di dukung dari pengertian pertama, hipnotis itu adalah suatu kondisi di mana kita sangat fokus hingga mudah menerima saran (sugesti).

Teknik untuk menembus atau memperkecil peran dari RAS (critical Area) sehingga suatu informasi mudah tertanam di pikiran bawah sadar. (Ini pun mendukung pengertian sebelumnya).

Untuk yang lebih biologis, adalah suatu teknik untuk mengubah tingkat kesadaran manusia dengan cara menurunkan gelombang otak dari beta ke alpha/theta.

 

Mungkin orang yang lebih awam akan bilang, cara menidurkan orang dengan sekejap. Ini pengertian paling ajaib kan?

Apa sih pentingnya kita memahami pengertian ini?

Menjawab pertanyaan tersebut memang gampang-gampang susah. Karena pada kenyataannya pun tanpa Anda pahami apa hipnotis, jika Anda melakukan ke orang yang tepat Anda dapat membawa orang tersebut ke dalam kondisi trance hanya dengan membaca atau menghafal skrip. Bisa.

 

Trance ?

Trance mudahnya adalah kondisi ketika pikiran bawah sadar kita lebih dominan daripada pikiran sadar.

Dalam hati, Anda akan mengeluh “lantas ngapain aku membaca panjang-panjang dari tadi!”.

 

Di tambah lagi fakta bahwa banyak praktisi-praktisi yang tidak memusingkan teori. Pokok praktik bisa, berhasil.

 

Tapi tunggu dulu !!!

 

Karena saya menjanjikan sesuatu yang lebih berharga kepada Anda. Dengan memahami secara mendalam pengertian hipnotis Anda akan …

 

Memperbesar keberhasilan Anda dalam belajar hipnotis.

Membuat Anda tidak terpaku dengan teknik yang ada.

Memperbesar keberhasilan proses hipnotis Anda.

Kemungkinan besar Anda akan bisa langsung menghipnotis hanya dengan membaca penjelasan poin-poin tersebut. Mudah bukan?

 

1.Memperbesar Keberhasilan Dalam Belajar Hipnotis

Ada beberapa orang, bukan beberapa sih akan tetapi banyak orang yang gagal belajar hipnotis. maaf… hipnotis maksud saya.

 

Apa faktornya? kebanyakan karena tidak memahami makna sesungguhnya. Karena tahun pertama saya mempelajari hipnotis…, gagal total karena tidak pernah berhasil praktek dan pada akhirnya memutuskan berhenti.

 

Hingga lebih dari 1 tahun kemudian, saya baru mulai mempelajari lagi.

 

Banyak orang sudah belajar melalui buku dan pelatihan, ketika pulang tetap tidak bisa menghipnotis orang. Kenapa?

Karena mungkin saja dia tidak menghiraukan pengertian apa sih hipnotis itu … Ditambah lagi takut mencoba!

 

Sekarang kita lihat lagi ke-empat pengertian yang saya berikan sebelumnya. Kalau di amati lebih lanjut dari pengertian-pengertian tersebut, hal terpenting dalam hipnotis adalah …

 

Menembus critical area (RAS) agar kita bisa memasukkan sugesti.

 

Jadi inti utamanya adalah kita berhasil memberikan sugesti. ( sugesti gampangnya adalah saran).

 

Dengan cara apa?

 

Dengan menembus atau memperkecil sistem penyaringan di otak kita, yang menentukan ini benar atau salah.

 

Menjadi permsalahan banyak orang yang baru belajar, adalah merasa bahwa dia gagal karena setelah praktik, ternyata tidak dapat membuat subjek (orang yang di hipnotis) menutup matanya.

 

Atau bisa juga tidak percaya dengan ilmu yang baru saja di pelajarinya, karena menganggap hipnotis itu bukan semudah seperti yang dijelaskan, harus ada ritual, menyangkut ilmu kebatinan dan lain sebagainya.

 

Kenapa bisa terjadi?

karena mereka tidak memahami makna sesungguhnya. Padahal sudah jelaskan inti utamanya adalah  bagaimana sugesti kita bisa di terima oleh otak mereka. Menutup mata dan atribut-atribut lainnya hanyalah memudahkan saja. Jika tanpa hal itu tetapi sugesti masuk, maka sah-sah saja.

Tapi kok …

Ada orang di sugesti aneh-aneh kok bisa masuk? seperti menjadi ayam, bertelepon dengan sandal dll. Masak otak sadarnya mau membiarkan sugesti yang tidak masuk akal itu masuk?

 

Jawabnya, karena menggunakan teknik untuk menembus RAS (suatu sistem di dalam pikiran sadar yang menyatakan sebuah informasi diterima atau tidak). Sabar, sebaiknya anda lanjutkan bab ini terlebih dahulu. Karena teknisnya ada di bahasan tentang …

 

2.Membuat Anda Tidak Terpaku Dengan Teknik Yang Ada.

Bukankah seharusnya dengan mempelajari teori malah semakin terpaku pada teknik yang ada?

 

Jawabannya iya dan tidak. Tidaknya karena semakin kita menguasai suatu teori yang ada, maka pemahaman kita tentang bagaimana proses teori itu semakin jelas. Sehingga kita bisa dengan bebas memodifikasi gaya kita masing-masing.

 

Yang terpenting kan tujuan kita tercapai. Di tambah dengan pemahaman tentang kenapa RAS bisa meloloskan suatu sugesti. Yang pada intinya akhirnya Anda akan bebas berkreasi.

 

Dan lagi ketika nanti anda selesai membaca bahasan tentang Gelombang Otak, Anda akan dapat berkreasi pula mengenai sugesti apa saja yang dapat berjalan di level kedalaman tertentu.

 

Hipnotis itu ada dua macam, hipnotis konvensional dan hipnotis modern.

Konvensional itu masih kaku, sesuai urutan dan langkah-langkah yang sama. Yang paling menonjol adalah si subjek harus terlihat tidur.

 

Berbeda dengan hipnotis konvensional, hipnotis modern membuat kita bisa saja memasukkan suatu sugesti tanpa membuat subjek menutup mata. Hebat bukan? ini bisa di lakukan jika Anda bisa memahami dengan benar tentang hipnotis.

 

Ada suatu cerita unik, saya sudah beberapa kali mencoba menghipnotis anak kecil dan pasti gagal. Entah kenapa? apakah karena dia tidak bisa menangkap bahasa saya atau bagaimana? Singkat cerita saya kapok kalau di suruh menghipnotis anak kecil.

 

Hingga suatu hari saya sedang sharing dengan seorang ahli hipnotis di kota tempat saya tinggal. Dan mendapatkan pemahaman lagi tentang tujuan hipnotis sebenarnya. Yaitu agar sugesti berhasil. Apa pun caranya. (ps. saya juga di beri contoh bagaimana beliau menghipnotis anak kecil)

 

Jadi karena anak kecil itu masih polos, RAS-nya pun masih belum terlalu ketat. Dan karena hanya untuk hiburan maka yang saya lakukan adalah dengan memerintahnya secara langsung. Seperti ini,

 

“Pada hitungan ketiga tutup matanya. 1… 2… 3…tutup matanya. Sekarang bayangkan gambar angka 6, kemudian hapus. Saya ingin nanti ketika adik bangun dan di suruh menghitung, angka enamnya di hilangkan. Karena angka 6 hilang dari pikiran adik.”

 

Itu skrip yang saya gunakan, isinya hanya kalimat perintah saja. Karena mereka masih lugu, dia menerima perintah saya dan dengan “sengaja” melupakan hitungannya pada angka 6.

 

Dan ketika dia menghitung tangannya. Teman-temannya pun tertawa dan takjub melihatnya. Simpel kan?

 

Tentu saja tidak semua hipnotis hanya seperti itu, hal itu saya cantumkan hanya sebagai salah satu cara saya mengatasi problem kenapa anak kecil susah menerima sugesti.

 

3.Memperbesar Keberhasilan Proses Hipnotis Anda

Dari beberapa tahapan belajar, saya mengalami dilema mengenai beberapa perubahan makna tentang hipnotis dalam benak saya. Pemahaman baru muncul ketika ada suatu kejadian yang membuat kita berkata, ” Oh, ternyata begitu ya”.

 

Contoh langsungnya kejadian mengenai anak kecil di atas.

 

Semakin berkembang pemahaman kita, semakin besar pula tingkat keberhasilan kita.

 

Lanjut …

 

Jika Anda baru belajar hipnotis, umumnya Anda akan di suguhkan sebuah data tentang tingkat sugestibilitas manusia. Ada yang bilang 10% mudah, 80% sedang, dan 10% sulit.

 

hal ini pun sempat menjadi Andalan saya dahulu…, ketika gagal menghipnotis seseorang, saya katakan bahwa dia berada dalam kelompok 10% yang sulit di hipnotis.

 

Ini tentu saja merugikan, dia mempercayai kata-kata saya dan sampai kapan pun tidak pernah/sulit untuk berhasil di hipnotis.

 

Karena dia meyakini bahwa dirinya sulit dihipnotis, meskipun sangat ingin di hipnotis. Paradoks? bisa jadi…

 

Bahaya bukan?

 

Dan satu lagi, ternyata ada sebuah sugesti yang berhasil masuk pada dirinya yaitu ‘saya sulit di hipnotis‘.

 

Artinya dia sebenarnya bisa menerima sugesti dong? dan pengaruh sugesti itu sangat kuat, sampai dia mondar-mandir ke hipnoterapis tetap saja tidak berhasil.

 

Nah, ketika saya berbincang-bincang dengan pakar NLP ( neuro linguistic programming, salah satu model hipnotis modern ) di kota tempat saya tinggali juga. Dia mengatakan bahwa aturan mengenai persentase itu dalam dunia nyata tidak berlaku.

 

Jadi semua orang pada dasarnya bisa di hipnotis, semua orang bisa di pengaruhi dan diberi sugesti. Tinggal cara kita saja yang mungkin kurang tepat untuk si subjek tersebut.

 

Entah karena kurang meyakinkan si RAS untuk mau menerima sugesti kita. Atau karena sang hipnotis terlihat meragukan. Atau apa pun itu, bukan karena dia tidak bisa dihipnotis. Bisa Anda catat!

 

Nah di sini dilemanya, dari beberapa poenjelasan sebelumnya. Saya katakan bahwa dalam hipnotis yang terpenting adalah diterimanya sebuah sugesti.

 

Kalau kita pahami, yang melakukan penerimaan sugesti dan menanamkannya ke dalam pikiran adalah orang yang di hipnotis bukan? Jadi pada dasarnya dialah pelakunya. Kita adalah fasilitator atau pembimbing agar dia memasukkan sugesti itu. Maka dari itu, dia kita sebut sebagai subjek atau di tempat lain mungkin sering disebut ‘suyet’.

 

Jadi pengertian hipnotis sebagai pelaku hipnotis berubah lagi dong? ah jangan terlalu dipikirkan. Yang terpenting Anda tidak mengatakan belajar hipnotis lagi melainkan belajar hipnotis.

 

BELAJAR CARA HIPNOTIS DALAM HITUNGAN MENIT

KLIK DISINI